Bodoh

Bukan perihal siapa yang lebih lama menemani, tapi tentang bagaimana kita menyikapinya dengan dingin hati.

Bukan perihal sejauh mana diri ini tersakiti, tapi mungkin ini hanya tentang bagaimana dia mau membuat suasana baik itu kembali.
Kalau pun disuruh bertahan, pastinya aku akan bilang "tidak" secara spontan.

Karena bertahan pun bukan satu-satunya pilihan, ada opsi lain untuk beranjak meninggalkan.
Yah, intinya tak lagi ingin bodoh sendirian.
Kenapa harus paksakan semua yang tak bisa dilakukan ?

Bodoh ?

Baiklah. Aku tak akan menyangkal.
Mungkin sempat bisa dikatakan seperti itu. Detik itu, aku yang terus merasa candu meski faktanya kamu diciptakan Tuhan hanya untuk singgah bukan menetap setia mendengarkan cerita-ceritaku.

Tak menetap pun tak lagi menjadi masalah.
Aku juga sempat resah, namun untungnya ada hal menyenangkan lain yang bisa sekedar menghilangkan gelisah.

Topiknya memang hanya ini-ini saja.
Tak ada yang istimewa. Nyatanya kamu tetap tak juga menatap meski aku tunjukkan seribu rasa.

Aku akan berhenti.
Berhenti bodoh salah satunya.
Doakan saja, semoga lancar.

Komentar