Sulit Mengerling

Topik mungkin sudah bisa sedikit teralih
Membicarakan objek lain yang kerap kali tersisih
Tentang sosok yang tak bisa dijadikan jalan alternatif kembali, untuk tempat henti dari langkah penuh tatih
Namun rasanya tetap tak apa untuk jadikannya hiburan mata dikala letih 

Jika bicarakan ini, mungkin akan punya banyak makna ambigu dimana mana
Senang, sedih, ragu, takut, mengacaukan kepastian dari rasa yang sebenarnya
Bahkan kadang, cinta ikut andil didalamnya
Semakin memperumit saja

Tak perlu diharapkan kedatangannya, ia akan muncul sembari melempar tatap yang menyebalkan
Hal yang selalu ku takutkan jika yang lain ikut melihat, tidak akan ada lagi yang bisa mengelingkan pandang
Aku terus menjadi egois
Karena ingin menikmati semua itu sendirian
Sungguh lupa, kalau dia tetap mutlak kepunyaan Tuhan

Nyatanya topik bicara yang baru dimulai ini
Sudah harus berakhir dengan "Berhenti menceritakan harapan. Ingat, masa depanmu sudah berantakan !"
Sial kan ?


Komentar